PENGETAHUAN PENGUNJUNG KLINIK PRATAMA MITRA MEDICARE SURABAYA TENTANG PENGOBATAN SELAMA ISOLASI MANDIRI COVID-19

MUTMAINNAH, SITI (2022) PENGETAHUAN PENGUNJUNG KLINIK PRATAMA MITRA MEDICARE SURABAYA TENTANG PENGOBATAN SELAMA ISOLASI MANDIRI COVID-19. Diploma thesis, Akademi Farmasi Surabaya.

[img] Text
1. COVER DEPAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (178kB)
[img] Text
2. COVER DALAM.pdf
Restricted to Registered users only

Download (145kB)
[img] Text
IMG_20220909_0004.pdf
Restricted to Registered users only

Download (329kB)
[img] Text
IMG_20220909_0003.pdf
Restricted to Registered users only

Download (439kB)
[img] Text
IMG_20220909_0002.pdf
Restricted to Registered users only

Download (530kB)
[img] Text
IMG_20220909_0001.pdf
Restricted to Registered users only

Download (522kB)
[img] Text
7. KATA PENGANTAR.pdf
Restricted to Registered users only

Download (289kB)
[img] Text
8. RINGKASAN.pdf

Download (410kB)
[img] Text
9. ABSTRAC.pdf

Download (250kB)
[img] Text
10. DAFTAR ISI SAMPAI DAFTAR LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (992kB)
[img] Text
11. BAB I.pdf
Restricted to Registered users only

Download (700kB)
[img] Text
16. BAB VI.pdf
Restricted to Registered users only

Download (292kB)
[img] Text
17. DAFTAR PUSTAKA.pdf
Restricted to Registered users only

Download (789kB)
[img] Text
15. BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (966kB)
[img] Text
18. LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (886kB)
[img] Text
14. BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB)
[img] Text
13. BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB)
[img] Text
12. BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB)

Abstract

Coronavirus Disease 2019 (COVID-19) adalah penyakit jenis baru yang belum pernah diidentifikasi sebelumnya pada manusia. Virus penyebab COVID-19 ini dinamakan SARS-CoV-2. Pada saat ini, penyebaran SARS-CoV-2 dari manusia ke manusia menjadi sumber transmisi yang utama, terjadi melalui droplet yang keluar saat batuk atau bersin. Gejala klinis utama yang muncul pada infeksi COVID-19 yaitu demam (suhu >38℃), batuk, dan kesulitan bernapas. Masa hidup virus COVID-19 diperkirakan sekitar 14 hari. Seseorang yang terkonfirmasi positif COVID-19 dengan gejala ringan atau tanpa gejala diharuskan untuk melakukan isolasi mandiri. Akan tetapi, beragam informasi yang beredar di masyarakat kemungkinan menyebabkan penggunaan obat yang tidak diperlukan saat isolasi mandiri, Maka dari itu, dilakukan survei pengetahuan masyarakat tentang pengobatan isolasi mandiri COVID-19 difasilitas kesehatan. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui tingkat pengetahuan pengunjung Klinik Pratama Mitra Medicare Surabaya tentang indikasi, cara penggunaan, lama penggunaan, cara pembelian obat parasetamol, azithromisin, oseltamivir, favipiravir, vitamin C, vitamin D, dan zink saat isolasi mandiri COVID-19. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif observasional dengan pendekatan cross sectional selama periode penelitian bulan Januari sampai Februari 2022. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuisioner yang dikembangkan dan telah dilakukan uji validitas dan reliabilitas. Sebanyak 76 responden bergabung dalam penelitian. Dari 76 responden yang pernah isolasi mandiri COVID-19 memiliki pengetahuan yang baik (38,10%), sedangkan responden yang belum pernah isolasi mandiri sebagian besar memiliki pengetahuan yang cukup (50,00%). Hasil pengetahuan tentang indikasi obat untuk isolasi mandiri COVID-19 menunjukkan hanya sedikit responden yang mengetahui khususnya indikasi obat azithromycin (15,79%), oseltamivir (11,84%) dan zinc (5,26%) sedangkan untuk indikasi obat paracetamol, favipiravir, vitamin C dan vitamin D sebagian besar responden telah mengetahui masing-masing dengan persentase (93,42%, 52,63%, 92,74%, 97,37%). Pada pengetahuan tentang cara mendapatkan obat sebagian besar responden telah mengetahui cara mendapatkan obat paracetamol (90,79%), azithromycin (73,68%), oseltamivir (67,11%), favipiravir (67,11%), vitamin C (92,11%), vitamin D (93,42%), zinc (84,21%). Pada pengetahuan tentang cara penggunaan obat sebagian responden telah mengetahui cara penggunaan paracetamol (89,47%), azithromycin (69,74%), oseltamivir (57,89%), favipiravir (51,32%), vitamin C (61,84%), vitamin D (90,79%), zinc (78,95%). Namun jika diamati dari persentasenya, pengetahuan tentang cara penggunaan obat oseltamivir dan favipiravir terbilang cukup rendah dan masih perlu ditingkatkan. Pada pengetahuan tentang lama penggunaan obat hanya sebagian kecil responden yang mengetahui lama penggunaan obat zinc (14,47%) sedangkan untuk obat lainnya mayoritas responden telah mengetahui. Hasil dari penelitian ini sebagian besar responden telah mengetahui indikasi, cara pembelian, cara penggunaan dan lama penggunaan obat isolasi mandiri COVID-19 namun beberapa obat seperti azithromycin, oseltamivir, fapiviravir dan zinc masih perlu di tingkatkan lagi khususnya pada indikasi obat tersebut. Oleh karena itu diharapkan adanya kegiatan promosi kesehatan tentang COVID-19 kepada masyarakat melalui penyuluhan oleh petugas setempat dan perlu adanya kesadaran masyaraat setempat tentang pentingnya pengetahuan pengobatan selama isolasi mandiri COVID-19.

Item Type: Thesis/Diploma (Diploma)
Subjects: Kesehatan > Farmasi > Farmasi Klinis Komunitas dan Manajemen Farmasi
Depositing User: Elvia Ikasari
Date Deposited: 07 Nov 2022 07:24
Last Modified: 07 Nov 2022 07:24
URI: http://repository.akfarsurabaya.ac.id/id/eprint/827

Actions (login required)

View Item View Item