TINGKAT KEPATUHAN DALAM PENGGUNAAN OBAT ANTIEPILEPSI PADA PASIEN EPILEPSI DI POLI SARAF RUMAH SAKIT UNIVERSITAS AIRLANGGA

Pradani, Erwindy Yastika (2022) TINGKAT KEPATUHAN DALAM PENGGUNAAN OBAT ANTIEPILEPSI PADA PASIEN EPILEPSI DI POLI SARAF RUMAH SAKIT UNIVERSITAS AIRLANGGA. Diploma thesis, Akademi Farmasi Surabaya.

[img] Text
2_Cover Dalam.pdf
Restricted to Registered users only

Download (3kB)
[img] Text
1_Cover Depan.pdf
Restricted to Registered users only

Download (38kB)
[img] Text
4_Lembar Diuji dan Disetujui.pdf
Restricted to Registered users only

Download (162kB)
[img] Text
5_Pernyataan Orisinalitas.pdf
Restricted to Registered users only

Download (213kB)
[img] Text
6_Pernyataan Persetujuan Publikasi.pdf
Restricted to Registered users only

Download (203kB)
[img] Text
7_Kata Pengantar.pdf
Restricted to Registered users only

Download (9kB)
[img] Text
8_Ringkasan.pdf

Download (9kB)
[img] Text
9_Abstrak.pdf

Download (192kB)
[img] Text
10_Daftar Isi sampai Daftar Lampiran.pdf
Restricted to Registered users only

Download (315kB)
[img] Text
11_Bab I.pdf
Restricted to Registered users only

Download (130kB)
[img] Text
12_Bab II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (321kB)
[img] Text
13_Bab III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (279kB)
[img] Text
14_Bab IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (264kB)
[img] Text
15_Bab V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (133kB)
[img] Text
16_Bab VI.pdf
Restricted to Registered users only

Download (7kB)
[img] Text
17_Daftar Pustaka.pdf
Restricted to Registered users only

Download (129kB)
[img] Text
18_Lampiran.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[img] Text
3_Lembar Pengesahan.pdf
Restricted to Registered users only

Download (240kB)

Abstract

Epilepsi adalah gangguan neurologis jangka panjang yang ditandai dengan adanya serangan-serangan epileptik/kejang. Serangan ini berlangsung singkat dan berlangsung berulang, pada umumnya epilepsi timbul karena kelelahan, terbentur dibagian kepala, atau bawaan sejak lahir. Setelah mengalami kejang penderita biasanya mengalami sakit kepala, linglung, tubuh merasa lelah, penderita juga tidak ingat dengan apa yang sudah terjadi. Penyakit ini bisa menyerang segala usia. Obat antiepilepsi (OAE) merupakan terapi utama untuk penderita epilepsi, tujuan dari pengobatan ini untuk mencegah kejadian kejang. Kepatuhan minum obat adalah salah satu faktor yang mempengaruhi outcome penderita epilepsi, karena epilepsi merupakan penyakit kronis yang membutuhkan terapi jangka panjang. Kegagalan kontrol kejang sangat dipengaruhi oleh faktor penyakit berdasarkan tipe kejang, ada atau tidaknya komorbid, dan lupa minum obat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat tingkat kepatuhan dalam penggunaan obat antiepilepsi pada pasien epilepsi di Poli Saraf Rumah Sakit Universitas Airlangga. Dengan metode perhitungan pill count dan mengetahui kepatuhan drug refill pasien yang dilaksakan selama tiga bulan pada bulan Maret hingga Mei 2022. Pengambilan data dilaksanakan secara perspektif dan bersifat observasional dengan menggunakan data yang diperoleh dari wawancara langsung. Teknik pengambilan data pada penelitian ini menggunakan teknik total sampel. Data yang diperoleh sebanyak 34 orang pasien yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi sebagai sampel penelitian ini. Karakteristik data subjek didominasi jenis kelamin laki-laki dengan total 23 orang (67,65%) dan perempuan lebih rendah sebanyak 11 orang (32,35%). Pasien dengan kategori usia paling banyak adalah rentan usia 17-25 tahun sebanyak 11 orang (32,35%) dan yang paling rendah usia manula diatas 65 tahun sebanyak 1 orang (2.94%). Pasien yang menggunakan terapi epilepsi pada jenjang pendidikan SMA paling banyak 23 orang (67,65%). Diagnosis penyerta penderita epilepsi pada penelitian ini stroke infark sebanyak 5 orang (14,71%) dan hipertensi sebanyak 1 orang (2,94%). Pasien yang mendapat politerapi sebanyak 33 orang (97,05%) dan yang mendapat politerapi (2,95%) dengan lama pengobatan kurang dari 1 tahun sebanyak 24 orang (70,59%) dan lebih dari 1 tahun sebanyak 10 orang (29,41%). Didapatkan data frekuensi kejang dalam 1 bulan pengobatan dengan 1 kali kejang sebanyak 7 orang (20,59%), lebih dari 1 kali kejang 1 orang (2,94%) dan tidak kambuh 26 orang (76,47%). Hasil kepatuhan pada drug refill pasien dengan hasil patuh, pasien kembali pada 30 hari kunjungan sebanyak 13 pasien (38,24%) dan tidak patuh sebanyak 21 orang (61,76%). Hasil patuh perhitungan pill count dengan rumus Grymonpre dengan skor diatas 90% mendapat hasil patuh 22 orang (64,71%) dan tidak patuh 12 orang (35,29%). Pasien yang tidak patuh pada waktu drug refill terdapat banyak faktor seperti tanggal yang seharusnya kunjungan bukan pada hari aktif (senin-jumat) karena pasien menggunakan BPJS sebagai asuransi pengobatannya, atau pasien merasa kurang sehat sehingga menunda untuk datang berobat. Pada hasil wawancara untuk hasil tidak patuh pada perhitungan sisa pil/pill count pasien terkadang lupa waktu minum obat, terlalu sibuk pada jam kerja, dan melewatkan minum obat saat bulan puasa, karena penelitian dilakukan ditengah puasa dan libur lebaran. Kelemahan penelitian ini pada hasil drug refill pada pasien BPJS mendapat banyak tidak patuh karena pasien 100% menggunakan BPJS, keterbatasan BPJS yang mempunyai aturan 30 hari kontrol pada bulan berikutnya dan kunjungan hanya pada hari aktif yakni senin sampai jumat merupakan salah satu faktor. Sebagai saran, untuk petugas medis dalam meningkatkan kepatuhan konsumsi diperjelas pada saat KIE agar pasien mendapat informasi lengkap mengenai pentingnya dalam ketepatan waktu minum OAE, untuk pasien BPJS dapat membeli secara mandiri OAE apabila obat sudah habis, tetapi waktu kontrol jatuh pada hari libur agar tetap dapat mengkonsumsi OAE dan perlu dilakukan penelitian lebih lanjut pada efektifitas penggunaan obat antiepilepsi dengan hubungan kepatuhan minum obat.

Item Type: Thesis/Diploma (Diploma)
Subjects: Kesehatan > Farmasi > Farmasi Klinis Komunitas dan Manajemen Farmasi
Depositing User: Elvia Ikasari
Date Deposited: 27 Oct 2022 02:47
Last Modified: 27 Oct 2022 02:47
URI: http://repository.akfarsurabaya.ac.id/id/eprint/804

Actions (login required)

View Item View Item