TINGKAT KEPUASAN PASIEN TERHADAP PELAYANAN KEFARMASIAN DI RUMAH SAKIT

RINI, DIAN SULISTYO (2021) TINGKAT KEPUASAN PASIEN TERHADAP PELAYANAN KEFARMASIAN DI RUMAH SAKIT. Diploma thesis, Akademi Farmasi Surabaya.

[img] Text
COVER.pdf
Restricted to Registered users only

Download (16kB)
[img] Text
RINGKASAN.pdf

Download (148kB)
[img] Text
COVER DALAM - DAFTAR ISI.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB)
[img] Text
BAB I.pdf
Restricted to Registered users only

Download (15kB)
[img] Text
BAB II - VI.pdf
Restricted to Registered users only

Download (388kB)
[img] Text
DAFTAR PUSTAKA'.pdf
Restricted to Registered users only

Download (83kB)
[img] Text
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (604kB)

Abstract

Rumah Sakit adalah lembaga pelayanan kesehatan yang menyelenggarakan pelayanan kesehatan perorangan secara komprehensif yang menyediakan pelayanan rawat inap, rawat jalan, dan gawat darurat. Dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat rumah sakit dituntut untuk memberikan pelayanan prima kepada pasien dan pengguna lainnya. Instalasi farmasi rumah sakit adalah unit pelaksana fungsional yang menyelenggarakan seluruh kegiatan pelayanan kefarmasian di Rumah Sakit. Instalasi farmasi rumah sakit merupakan instalasi yang bertugas untuk menyediakan dan mengelola obat�obatan. Pelayanan kefarmasian merupakan pelayanan langsung dan bertanggung jawab kepada pasien terkait sediaan farmasi dengan tujuan mencapai hasil yang pasti untuk meningkatkan kualitas hidup pasien. Kepuasan pasien terhadap kualitas pelayanan kefarmasian merupakan indikator penting dalam kualitas pelayanan kesehatan di rumah sakit. Kepuasan adalah tanggapan terhadap kesesuaian tingkat kepentingan atau harapan (ekspetasi) pengguna sebelum mereka menerima jasa pelayanan dengan sesudah pelayanan yang diterima. Kepuasan pasien terjadi apabila apa yang menjadi kebutuhan, keinginan, harapan pasien dapat terpenuhi. Kualitas pelayanan dikatakan baik dan memuaskan jika pelayanan yang diterima sesuai dengan atau melebihi harapan, sebaliknya kualitas pelayanan dikatakan buruk atau tidak memuaskan jika pelayanan yang diterima lebih rendah dari yang diharapkan. Jika pasien puas, tidak hanya pasien yang diuntungkan, tetapi juga rumah sakit, terutama instalasi farmasi, akan dipromosikan. Terdapat lima dimensi kualitas jasa untuk melihat kepuasan konsumen atau pasien yang dikenal dengan nama servqual. Kelima dimensi tersebut meliputi Tangible (bukti langsung), Realibility (Kehandalan), Respomsiveness (Daya tanggap), Assurance (Jaminan) dan Emphaty (Perhatian). Kualitas pelayanan farmasi di rumah sakit mengacu ke tingkat kesempurnaan dalam memberikan layanan dan mengarah pada kepuasan pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kepuasan pasien terhadap pelayanan kefarmasian di Rumah Sakit dari beberapa penelitian yang telah terpublikasi ditinjau dari lima dimensi kualitas pelayanan yaitu: Tangible (Bukti Fisik), Responsiveness (Daya Tanggap), Reliability (Kehandalan), Assurance (Jaminan) dan Empathy (Kepedulian).

Item Type: Thesis/Diploma (Diploma)
Subjects: Kesehatan > Farmasi > Farmasi Klinis Komunitas dan Manajemen Farmasi
Depositing User: Elvia Ikasari
Date Deposited: 08 Jun 2022 06:12
Last Modified: 08 Jun 2022 06:12
URI: http://repository.akfarsurabaya.ac.id/id/eprint/735

Actions (login required)

View Item View Item