POLA PERESEPAN OBAT GASTRITIS PADA PASIEN BPJS DI POLI PENYAKIT DALAM RSUD dr. M. SOEWANDHIE (Periode September – Desember 2020)

FIRLIYANTI, DIAH (2021) POLA PERESEPAN OBAT GASTRITIS PADA PASIEN BPJS DI POLI PENYAKIT DALAM RSUD dr. M. SOEWANDHIE (Periode September – Desember 2020). Diploma thesis, Akademi Farmasi Surabaya.

[img] Text
COVER.pdf
Restricted to Registered users only

Download (98kB)
[img] Text
RINGKASAN.pdf

Download (121kB)
[img] Text
COVER DALAM - DAFTAR ISI.pdf
Restricted to Registered users only

Download (3MB)
[img] Text
BAB I.pdf
Restricted to Registered users only

Download (18kB)
[img] Text
BAB II - BAB VI.pdf
Restricted to Registered users only

Download (235kB)
[img] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Restricted to Registered users only

Download (78kB)
[img] Text
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (354kB)

Abstract

Gastritis merupakan proses inflamasi mukosa lambung yang disebabkan oleh hipersekresi asam. Secara garis besar, penyebab gastritis dibedakan atas zat internal yaitu adanya kondisi yang memicu pengeluaran asam lambung yang berlebihan, dan zat eksternal yang menyebabkan iritasi dan infeksi. Angka kejadian gastritis termasuk salah satu yang tertinggi di Indonesia, terutama di Jawa Timur yang mencapai 44,5% dengan jumlah 56.116 kejadian. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pola peresepan pasien BPJS dengan penyakit gastritis di Poli Penyakit Dalam RSUD dr. M. Soewandhie Surabaya periode September – Desember 2020. Penelitian ini menggunakan metode observasional deskriptif dengan data retrospektif. Sampel dalam penelitian menggunakan Systematic Random Sampling. Perhitungan sampel menggunakan rumus Slovin. Data yang diperoleh dianalisa secara deskriptif. Dari hasil penelitian, didapatkan total 313 lembar resep pasien BPJS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakteristik pasien terdiri dari 64% perempuan dan 58.6% berusia dewasa, kelompok usia mulai dari 20 sampai dengan 60 tahun. Golongan obat yang paling banyak diresepkan yaitu PPI (41.83%). Obat dengan nama generik yang paling banyak ditemukan adalah Sukralfat (34.42%). Dosis dan aturan pakai terbanyak adalah Sukralfat (34.42%) dengan dosis 5ml aturan pakai 3 kali sehari. Rute yang paling banyak ditemukan adalah rute oral. Bentuk sediaan tertinggi adalah kapsul (41.83%). Jenis peresepan terbanyak adalah peresepan tunggal (53.68%), dan jenis peresepan kombinasi yang paling banyak ditemukan adalah Sukralfat dan Omeprazol (19.81%). Melihat hasil dari penelitian, peneliti menyarankan perlunya penelitian yang lebih mendalam mengenai rasionalitas penggunaan obat gastritis dan penyakit lainnya.

Item Type: Thesis/Diploma (Diploma)
Subjects: Kesehatan > Farmasi > Farmasi Klinis Komunitas dan Manajemen Farmasi
Depositing User: Elvia Ikasari
Date Deposited: 18 Apr 2022 07:42
Last Modified: 18 Apr 2022 07:42
URI: http://repository.akfarsurabaya.ac.id/id/eprint/608

Actions (login required)

View Item View Item