STUDI TINGKAT PENGETAHUAN, SIKAP TENAGA KESEHATAN DAN NON TENAGA KESEHATAN TERHADAP PROTOKOL KESEHATAN SELAMA PANDEMI COVID-19 (Studi dilakukan di Apotek Pulosari Surabaya)

SUBIYONO, NANNY (2022) STUDI TINGKAT PENGETAHUAN, SIKAP TENAGA KESEHATAN DAN NON TENAGA KESEHATAN TERHADAP PROTOKOL KESEHATAN SELAMA PANDEMI COVID-19 (Studi dilakukan di Apotek Pulosari Surabaya). Diploma thesis, Akademi Farmasi Surabaya.

[img] Text
COVER.pdf

Download (17kB)
[img] Text
RINGKASAN.pdf

Download (8kB)
[img] Text
COVER DALAM - DAFTAR ISI.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (3MB)
[img] Text
BAB I.pdf

Download (144kB)
[img] Text
BAB II - BAB VI.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (585kB)
[img] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (382kB)
[img] Text
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (754kB)

Abstract

COVID-19 ditemukan di Hunan China(1), masuk ke Indonesia awal Januari 2020(2) menjadi pandemi di Indonesia awal Maret 2020(3). Berbagai langkah mitigasi dilaksanakan untuk mencegah penyebaran virus COVID-19. Langkah mitigasi diambil berdasarkan kesuksesan pemerintah China dalam menangani kasus COVID-19. Lockdown dan pelaksanaan protokol kesehatan merupakan langkah umum yang dilaksanakan di tiap negara positif kasus COVID-19(4). Pemerintah Indonesia melaksanakan PSBB(5) dan mensosialisasikan protokol kesehatan berdasarkan penelitian dan saran WHO(6). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pengetahuan, sikap tenaga kesehatan dan non tenaga kesehatan terhadap protokol kesehatan selama pandemi COVID-19 di apotek Pulosari Surabaya. Penelitian Abdelhafiz AS et. al (2020) sebagai literatur pada penelitian ini. Bersifat deskriptif observasional dan menggunakan kuisioner yang valid dan sudah diuji reliabilitasnya sebagai alat penelitian. Sasaran penelitian accidental sampling adalah responden tenaga kesehatan dan non tenaga kesehatan. Jumlah sampel yang diambil dihitung menggunakan rumus perhitungan sampel cross-sectional Charan-Biswas(7). Skala pengukuran tingkat pengetahuan menggunakan skala Arikunto (2006)(8) dan skala pengukuran sikap Khomsan (2009)(9). Terdata 28 responden tenaga kesehatan dan 47 responden tenaga non kesehatan berpartisipasi dalam penelitian. Hasilnya 100% tingkat pengetahuan baik dan 82% sikap baik responden tenaga kesehatan. Untuk responden non tenaga kesehatan 98% tingkat pengetahuan baik dan 77% sikap baik. Dari data diketahui sebagian kecil responden tidak mengetahui tentang airborne transmission(10). Sumber informasi pengetahuan tertinggi dari media sosial dan TV. Televisi menyebabkan responden non kesehatan tidak setuju akan tes rapid/swab dan vaksinasi. Saran dari penelitian ini agar mensosialisasikan airborne transmission dan vaksinasi melalui media sosial dan TV.

Item Type: Thesis/Diploma (Diploma)
Subjects: Kesehatan > Farmasi > Farmasi Klinis Komunitas dan Manajemen Farmasi
Depositing User: Elvia Ikasari
Date Deposited: 22 Feb 2022 06:07
Last Modified: 22 Feb 2022 06:07
URI: http://repository.akfarsurabaya.ac.id/id/eprint/497

Actions (login required)

View Item View Item