ANALISIS PENGELOLAAN DAN MANAJEMEN PERSEDIAAN OBAT DENGAN METODE MMSL DI UPF GEDUNG BEDAH PUSAT LT.VI PADA RUMAH SAKIT DSM SURABAYA

SAFITRI, DYTA AYU (2022) ANALISIS PENGELOLAAN DAN MANAJEMEN PERSEDIAAN OBAT DENGAN METODE MMSL DI UPF GEDUNG BEDAH PUSAT LT.VI PADA RUMAH SAKIT DSM SURABAYA. Diploma thesis, Akademi Farmasi Surabaya.

[img] Text
COVER.pdf

Download (17kB)
[img] Text
RINGKASAN.pdf

Download (10kB)
[img] Text
COVER DALAM - DAFTAR ISI.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)
[img] Text
BAB I.pdf

Download (157kB)
[img] Text
BAB II-VI.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (530kB)
[img] Text
DAPUS.pdf

Download (264kB)
[img] Text
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (609kB)

Abstract

Pelayanan farmasi rumah sakit merupakan salah satu kegiatan di rumah sakit yang menunjang pelayanan kesehatan yang bermutu. Standar pelayanan rumah sakit menyebutkan bahwa pelayanan farmasi rumah sakit adalah bagian yang tidak terpisahkan dari sistem pelayanan kesehatan. Pelayanan farmasi merupakan pelayanan penunjang dan sekaligus merupakan revenue center. Hal tersebut mengingat bahwa lebih dari 90% pelayanan kesehatan di rumah sakit menggunakan perbekalan farmasi (obat-obatan, bahan kimia, dan gas medik), dan 50% dari seluruh pemasukan rumah sakit berasal dari pengelolaan perbekalan farmasi. Untuk itu jika masalah perbekalan farmasi tidak dikelola secara cermat dan penuh tanggung jawab maka dapat diprediksi bahwa pendapatan rumah sakit akan mengalami penurunan. Penelitian ini bersifat deksriptif dengan pengambilan data secara retrospektif pada bulan Januari 2020 sampai Maret 2020. Sampel yang digunakan adalah seluruh item obat yang ada pada UPF Gedung Bedah Pusat LT.VI Rumah Sakit DSM Surabaya. Data yang diperoleh dianalisis dengan metode ABC (pareto), forecasting dengan menggunakan least square method, dan dianalisis dengan metode MMSL (Maximum Minimum Stock Level), serta ditentukan reorder point-nya. Hasil penelitian menunjukan klasifikasi obat dengan analisis ABC didapat bahwa pada bulan Januari 2020 kelas A mewakili 80% dari nilai total perbekalan farmasi dan mewakili 11,5% dari nilai total persediaan. Kelompok kelas B mewakili 15% dari nilai total perbekalan farmasi dan mewakili 24,3% nilai total persediaan. Kelompok C mewakili 5% dari nilai total perbekalan farmasi dan mewakili 64,2% nilai total persediaan. Februari 2020 kelas A mewakili 80% dari nilai total perbekalan farmasi dan mewakili 11,6% dari nilai total persediaan. Kelompok kelas B mewakili 15% dari nilai total perbekalan farmasi dan mewakili 22,1% nilai total persediaan. Kelompok C mewakili 5% dari nilai total perbekalan farmasi dan mewakili 66,3% nilai total persediaan. Maret 2020 kelas A mewakili 80% dari nilai total perbekalan farmasi dan mewakili 12,1% dari nilai total persediaan. Kelompok kelas B mewakili 15% dari nilai total perbekalan farmasi dan mewakili 22,9% nilai total persediaan. Kelompok C mewakili 5% dari nilai total perbekalan dan mewakili 65% nilai total persediaan. Dilakukan forecasting kebutuhan obat, serta ditentukan lead time dan safety stok-nya. Stok maksimal dan minimalnya ditentukan dan dihitung reorder point-nya. Disarankan agar UPF Gedung Bedah Pusat LT.VI RS DSM Surabaya melakukan analisis ABC (pareto) secara berkala, melakukan pengawasan, pencatatan dan pemakaian dengan baik dan penggunaan sistem informasi yang lebih akurat untuk mengetahui dengan baik penggunaan obat secara riil. Memperbaiki pelaksanaan fungsi administrasi (logistik). Perlu diadakan penelitian lebih lanjut mengenai perencanaan persediaan obat dengan metode analisis yang berbeda. Kata Kunci : ABC (Pareto), Forecasting, Maximum-Minimum Stock Level (MMSL)

Item Type: Thesis/Diploma (Diploma)
Subjects: Kesehatan > Farmasi > Farmasi Klinis Komunitas dan Manajemen Farmasi
Depositing User: Elvia Ikasari
Date Deposited: 21 Feb 2022 09:01
Last Modified: 21 Feb 2022 09:01
URI: http://repository.akfarsurabaya.ac.id/id/eprint/492

Actions (login required)

View Item View Item