PROFIL PERESEPAN ANTIBIOTIK PADA PASIEN PULPITIS DI KLINIK GIGI K24 DRIYOREJO GRESIK PERIODE OKTOBER – DESEMBER 2020

JUWITA, THALITA SHALSYABILLA (2021) PROFIL PERESEPAN ANTIBIOTIK PADA PASIEN PULPITIS DI KLINIK GIGI K24 DRIYOREJO GRESIK PERIODE OKTOBER – DESEMBER 2020. Diploma thesis, Akademi Farmasi Surabaya.

[img] Text
COVER.pdf

Download (170kB)
[img] Text
RINGKASAN.pdf

Download (84kB)
[img] Text
COVER DALAM - DAFTAR ISI.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)
[img] Text
BAB I.pdf

Download (97kB)
[img] Text
BAB II.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (403kB)
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (193kB)
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (106kB)
[img] Text
BAB V.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (178kB)
[img] Text
BAB VI.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (90kB)
[img] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (165kB)
[img] Text
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (165kB)

Abstract

Persentase penduduk yang mempunyai masalah gigi dan mulut mengalami peningkatan pada beberapa tahun terakhir. Hasil riset kesehatan dasar tahun 2007 menyebutkan prevalensi masalah gigi dan mulut sebanyak 23,2 % dan meningkat menjadi 25,9 % pada tahun 2013. Salah satu Provinsi yang mengalami masalah gigi dan mulut yang cukup tinggi adalah Provinsi Jawa Timur sebanyak 28,6 %. Kedudukan penyakit gigi dan mulut menempati urutan nomor 5 dari 10 penyebab penyakit terbanyak yang ada di kota Surabaya. Penelitian ini bertujuan mengetahui profil peresepan antibiotik pada pasien Pulpitis di Klinik Gigi K24 Driyorejo Gresik periode Oktober-Desember 2020. Penelitian merupakan jenis penelitian kuantitatif dengan pengambilan data secara retrospektif. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan metode total sampling dan instrumen yang digunakan adalah data rekam medik pasien. Pengumpulan data pada penelitian ini dilakukan dengan cara mencatat informasi pada data rekam medik pasien meliputi nama pasien, umur, diagnosis (klasifikasi pulpitis), antibiotik yang diberikan (golongan antibiotik, nama antibiotik, dosis antibiotik, aturan pakai dan lama pemberian). Hasil penelitian menunjukkan data karakteristik pasien berdasarkan usia yang terbanyak adalah pasien dengan rentang usia 36 – 45 tahun sebesar 69 pasien (39,43 %) sementara berdasarkan jenis kelamin mayoritas pasien adalah perempuan sebesar 91 pasien (52,00%). Mayoritas pasien yang di diagnosa pulpitis reversible sebesar 76 pasien (43,43 %), pulpitis irreversible sebesar 68 pasien (38,86 %), dan nekrosis pulpa hanya sebesar 31 pasien (17,71 %). Data penelitian berdasarkan karakteristik peresepan antibiotik menyatakan bahwa peresepan antibiotik yang digunakan sebagian besar adalah golongan penisilin yaitu amoksisilin dengan dosis pemakaian 500 mg yang digunakan tiga kali sehari selama tiga hari sebanyak 112 resep (64,00%). Antibiotik amoksisilin lebih tepat menjadi pilihan untuk terapi pulpitis karena aman, efektif dan antibiotik dengan spektrum luas serta kelebihan lain adalah harga yang tidak mahal. Manfaat adanya penelitian ini, diharapkan dapat menambah pemahaman mengenai pengobatan pulpitis. Manfaat lain untuk instansi adalah memonitoring dosis dan lama pemberian antibiotik yang digunakan untuk terapi pasien pulpitis. Saran untuk penelitian selanjutnya adalah dilakukan penelitian dengan menjangkau lebih dalam lagi tentang penggunaan antibiotik pada pasien pulpitis.

Item Type: Thesis/Diploma (Diploma)
Subjects: Kesehatan > Farmasi > Farmasi Klinis Komunitas dan Manajemen Farmasi
Depositing User: Elvia Ikasari
Date Deposited: 27 Dec 2021 03:47
Last Modified: 27 Dec 2021 03:47
URI: http://repository.akfarsurabaya.ac.id/id/eprint/438

Actions (login required)

View Item View Item