PROFIL PERESEPAN ANTIBIOTIK PADA PASIEN RAWAT INAP BEDAH SECTIO CAESAREA (SC) DI RS DKT GUBENG POJOK SURABAYA PERIODE FEBRUARI – APRIL 2018

Anggraini, Leni Ayu and Fandinata, Selly Septi and Lubada, Eziah Ika PROFIL PERESEPAN ANTIBIOTIK PADA PASIEN RAWAT INAP BEDAH SECTIO CAESAREA (SC) DI RS DKT GUBENG POJOK SURABAYA PERIODE FEBRUARI – APRIL 2018. Akademi Farmasi Surabaya.

[img] Text
ARTIKEL ILMIAH_13515037_lENI AYU ANGGRAINI.pdf

Download (164kB)

Abstract

Sectio Caesarea (SC) merupakan suatu persalinan buatan, dimana janin dilahirkan melalui suatu insisi dinding perut dinding rahim dalam keadaan utuh serta berat janin di atas 500 gram. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui profil peresepan antibiotik pasien rawat inap sectio caesarea (sc) di RS DKT Gubeng Pojok Surabaya berdasarkan persentase usia pasien, jenis antibiotik profilaksis/terapi, golongan antibiotik, nama generik antibiotik, dosis dan frekuensi pemberian, rute pemberian antibiotik profilaksis dan terapi, dan lama pemberian antibiotik profilaksis dan terapi. Penelitian ini merupakan jenis penelitian secara deskriptif observasional dengan pengumpulan dan pengamatan data secara prospektif selama periode Februari – April 2018 dengan diperoleh data sebanyak 157 resep. Hasil penelitian berdasarkan usia pasien 30-34 tahun sebanyak 47 pasien (29,94%). Jenis antibiotik yang diberikan pada pasien rawat inap bedah sesar adalah antibiotik profilaksis dan terapi. Golongan dan nama antibiotik profilaksis tunggal yang sering digunakan adalah Sefalosporin Generasi 1 (Cefazolin) sebanyak 38 resep (55,88%). Antibiotik profilaksis kombinasi yang digunakan adalah Sefalosporin Generasi 3 (Ceftriaxone) + Aminoglikosida (Gentamycin) yaitu sebanyak 75 resep (84,27%). Peresepan antibiotik terapi yang sering digunakan adalah Penisilin (Co-Amoxyclav) sebanyak 86 resep (54,78%). Berdasarkan dosis dan frekuensi antibiotik profilaksis tunggal sering digunakan adalah Cefazolin 1x2 gram sebanyak 32 resep (47,05%), untuk dosis frekuensi pemberian antibiotik profilaksis kombinasi yang sering digunakan adalah Ceftriaxone + Gentamycin 3x1 gram/2x80 mg sebanyak 75 resep (84,27%) dan dosis frekuensi untuk antibiotik terapi adalah Co-Amoxyclav 3x625mg sebanyak 54 resep (54,78%). Lama pemberian antibiotik profilaksis secara keseluruhan adalah selama 1 hari (24 jam) sebanyak 157 pasien (100%) dan untuk antibiotik terapi paling banyak yaitu Co-Amoxyclav selama 7 hari sebanyak 101 pasien (64,29%). Keywords: Antibiotik, Bedah Caesar, Profil Peresepan

Item Type: Article
Subjects: Kesehatan > Farmasi
Divisions: Program Studi D3 Farmasi
Depositing User: Alfian Aldianto
Date Deposited: 06 Apr 2019 10:50
Last Modified: 06 Apr 2019 12:35
URI: http://repository.akfarsurabaya.ac.id/id/eprint/38

Actions (login required)

View Item View Item