STUDI TINGKAT KEPATUHAN DAN PENGETAHUAN PENGGUNAAN KONTRASEPSI INJEKSI DI PUSKESMAS WONOKROMO

ASTUTI, DWI MURNI (2023) STUDI TINGKAT KEPATUHAN DAN PENGETAHUAN PENGGUNAAN KONTRASEPSI INJEKSI DI PUSKESMAS WONOKROMO. Diploma thesis, Akademi Farmasi Surabaya.

[img] Text
3.Lembar Pengesahan.pdf
Restricted to Registered users only

Download (557kB)
[img] Text
1. Cover Depan.pdf
Restricted to Registered users only

Download (72kB)
[img] Text
2. Cover Dalam.pdf
Restricted to Registered users only

Download (29kB)
[img] Text
9. Abstrak.pdf

Download (31kB)
[img] Text
7.Kata pengantar.pdf
Restricted to Registered users only

Download (152kB)
[img] Text
5.Pernyataan Orisinalitas.pdf
Restricted to Registered users only

Download (523kB)
[img] Text
8. Ringkasan.pdf

Download (69kB)
[img] Text
10. Daftar Isi Sampai Daftar Lampiran.pdf
Restricted to Registered users only

Download (173kB)
[img] Text
11. Bab I.pdf
Restricted to Registered users only

Download (98kB)
[img] Text
6.Pernyataan Persetujuan dan Publikasi.pdf
Restricted to Registered users only

Download (498kB)
[img] Text
13. Bab III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (98kB)
[img] Text
4.Lembar Diuji dan Disetujui.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[img] Text
16. Bab VI.pdf
Restricted to Registered users only

Download (35kB)
[img] Text
14. Bab IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (157kB)
[img] Text
18. Lampiran.pdf
Restricted to Registered users only

Download (631kB)
[img] Text
17. Daftar Pustaka.pdf
Restricted to Registered users only

Download (100kB)
[img] Text
12. Bab II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (218kB)
[img] Text
15. Bab V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (98kB)

Abstract

Kontrasepsi adalah upaya untuk mencegah terjadinya kehamilan. Upaya yang dilakukan dalam pelayanan kontrasepsi dapat bersifat sementara maupun bersifat permanen. Kontrasepsi KB merupakan metode yang dianjurkan pemerintah untuk mencegah terjadinya kehamilan, selain itu program Keluarga Berencana juga dirancang untuk menyeimbangkan antara kebutuhan dan jumlah penduduk. Adapun 2 jenis kontrasepsi yang bisa digunakan yaitu kontrasepsi hormonal dan kontrasepsi non-hormonal. Kontrasepsi hormonal meliputi kontrasepsi pil KB yang digunakan dengan cara diminum tanpa mengganggu hubungan suami istri, aman dan reversibilitas tinggi, kontrasepsi suntik yang digunakan dengan cara menyuntikkan hormon esterogen yang disuntikan di area otot panggul atau lengan setiap 3 bulan sekali, kontrasepsi implant yang digunakan dengan cara memasangkan implant dibawah kulit lengan atas yang berbentuk kapsul yang berisi hormon levernogestrel yang dapat mencegah kehamilan. Kontrasepsi non-hormonal meliputi kontrasepsi IUD yang cara penggunaannya dimasukkan kedalam rahim, IUD adalah kontrasepsi jangka panjang dan memiliki efektifitas tinggi untuk mencegah kehamilan. Kontrasepsi non-hormonal lainnya adalah kondom, kondom tidak lebih dari selubung tipis yang dipasang di sekitar penis untuk mencegah sperma memasuki rahim. Kondom juga dapat mencegah penularan penyakit seksual termasuk HIV apabila digunakan dengan benar, dan kontrasepsi metode operasi wanita yaitu kontrasepsi permanen untuk mencegah keluarnya ovum dengan cara memotong atau mengikat saluran tuba falopi Untuk memperoleh hasil yang baik diperlukan kontrasepsi yang berkualitas, agar dapat meningkatkan kesehatan reproduksi dan kesehatan seksual penggunanya. Kontrasepsi suntik memiliki efektifitas yang tinggi bila penyuntikannya dilakukan secara teratur dan sesuai jadwal yang telah di tentukan. Ketepatan waktu untuk suntik ulang KB 3 bulan kembali, merupakan kepatuhan akseptor karena bila tidak tepat dapat mengurangi efektifitas kontrasepsi tersebut, kegagalan dari metode kontrasepsi suntik disebabkan karena keterlambatan akseptor untuk melakukan penyuntikan ulang. Penelitian ini meneliti tentang studi tingkat kepatuhan dan pengetahuan penggunaan kontrasepsi injeksi yang dilakukan di Puskesmas Wonokromo pada bulan Februari-April 2023, karena belum pernah dilakukan penelitian tersebut di Puskesmas Wonokromo. Teknik pengumpulan data dilakukan denga cara membagikan kuisioner kepada 30 sampel awal, lalu dilakukan uji validitas dan realibilitas. Perhitungan uji validitas dan realibilitas menggunakan program SPSS version 25 for windows. Jika kuisioner yang digunakan sudah valid maka kuisioner layak untuk digunakan dalam penelitian ini. Dalam penelitian ini kuisioner dinyatakan valid jika memperoleh hasil validitas signifikan (lebih dari) > 0,05 dan dikatakan reliabel apabila mendapatkan skor Cronbach’s alpha > 0,6. Pertanyaan dalam kuisioner pengetahuan berisi 13 pertanyaan yang digunakan dalam penelitian ini berisi pertanyaan-pertanyaan tentang definisi pada pertanyaan nomor 1 dan 2, tentang indikasi pada pertanyaan nomor 3,4,5,6, dan 7, tentang cara penggunaan pada nomor 8, 9 dan 10, tentang efek samping pada pertanyaan nomor 11, 12 dan 13. Pertanyaan dalam kuisioner kepatuhan berisi 10 pertanyaan yang digunakan dalam penelitian ini mencakup pertanyaan positif pada pertanyaan nomor 7 dan 8, sedangkan pertanyaan negative pada pertanyaan nomor 1, 2, 3, 4, 5, 6, 9 dan 10. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan kepada 50 responden yang melakukan penyuntikan ulang pada bulan Februari-April di Puskesmas Wonokromo dengan data demografi meliputi nama obat, usia akseptor, Riwayat kehamilan, lama penggunaan, jumlah anak, tingkat Pendidikan, tingkat pekerjaan, dan Riwayat kunjungan. Dari 50 responden yang diteliti pengetahuannya didapatkan dengan kategori pengetahuan tinggi sebanyak 39 orang (78%), sebanyak 11 orang masuk kedalam kategori pengetahuan sedang (22%). Kepatuhan merupakan perilaku yang menaati peraturan, berdasarkan hasil yang didapat dalam penelitian ini, responden dengan kategori kepatuhan tinggi sebanyak 43 orang (86%), sedangkan dengan kategori kepatuhan sedang sebanyak 7 orang (14%). Jadi, tingkat pengetahuan tentang sunti KB mayoritas memiliki pengetahuan tinggi sebesar 78%, tingkat pengetahuan tinggi terdiri dari pertanyaan tentang cara penggunaan 90% dan definisi suntik KB 87%. Tingkat kepatuhan pada 50 responden Puskesmas Wonokromo, Sebagian besar masyarakat memiliki kepatuhan tinggi terhadap penggunaan suntik KB.

Item Type: Thesis/Diploma (Diploma)
Subjects: Kesehatan > Farmasi > Farmasi Klinis Komunitas dan Manajemen Farmasi
Depositing User: Elvia Ikasari
Date Deposited: 12 Dec 2023 04:17
Last Modified: 12 Dec 2023 04:17
URI: http://repository.akfarsurabaya.ac.id/id/eprint/1485

Actions (login required)

View Item View Item