(RESUME ARTIKEL) REVIEW POTENSI INTERAKSI OBAT PADA PERESEPAN PENYAKIT KARDIOVASKULAR DI RUMAH SAKIT

WARDANI, LIA KUSUMA (2023) (RESUME ARTIKEL) REVIEW POTENSI INTERAKSI OBAT PADA PERESEPAN PENYAKIT KARDIOVASKULAR DI RUMAH SAKIT. Diploma thesis, Akademi Farmasi Surabaya.

[img] Text
3. LEMBAR PENGESAHAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (329kB)
[img] Text
1. COVER DEPAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (118kB)
[img] Text
2. COVER DALAM.pdf
Restricted to Registered users only

Download (83kB)
[img] Text
5. PERNYATAAN ORISINALITAS.pdf
Restricted to Registered users only

Download (331kB)
[img] Text
4. LEMBAR DIUJI DAN DISETUJUI.pdf
Restricted to Registered users only

Download (283kB)
[img] Text
6. PERNYATAAN PERSETUJUAN PUBLIKASI.pdf
Restricted to Registered users only

Download (351kB)
[img] Text
7. KATA PENGANTAR.pdf
Restricted to Registered users only

Download (86kB)
[img] Text
8. RINGKASAN.pdf

Download (159kB)
[img] Text
9. ABSTRACT.pdf

Download (8kB)
[img] Text
10. DAFTAR ISI SAMPAID AFTAR LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (175kB)
[img] Text
11. BAB I.pdf
Restricted to Registered users only

Download (81kB)
[img] Text
12. BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (286kB)
[img] Text
13. BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (314kB)
[img] Text
15. BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (178kB)
[img] Text
16. BAB VI.pdf
Restricted to Registered users only

Download (85kB)
[img] Text
14. BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (338kB)
[img] Text
17. DAFTAR PUSTAKA.pdf
Restricted to Registered users only

Download (237kB)
[img] Text
18.LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (5MB)

Abstract

Penyakit jantung dan pembuluh darah (kardiovaskular) adalah penyakit yang menyerang jantung dan pembuluh darah. Menurut WHO, penyakit jantung dan pembuluh darah (kardiovaskular) merupakan 30% penyebab kematian di dunia. Angka tersebut cenderung meningkat dari tahun ke tahun. Dari data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) Kementerian Kesehatan tahun 2007 diketahui bahwa 31,9% kematian di Indonesia disebabkan oleh penyakit kardiovaskular. Pengobatan penyakit kardiovaskular dimulai dari usaha mengubah gaya hidup dalam hal jenis makanan, kebiasaan olah raga dan mengurangi faktor resiko yang dikenal seperti minum alkohol dan merokok. Hal-hal ini kemudian dipadukan dengan obat-obatan yang dapat menjadi pilihan pengobatan jangka panjang bagi pasien. Penggunaan lebih dari lima macam obat (polifarmasi) oleh pasien diketahui sebagai penyebab potensi interaksi obat. Adanya resep obat dengan potensi terjadinya interaksi memiliki kemungkinan sekitar 4%–5% pasien di rumah sakit. Semakin tinggi jumlah pasien yang mengonsumsi banyak obat (polifarmasi) atau rejimen yang kompleks, maka berisiko lebih tinggi dan sangat rentan terhadap interaksi obat. Interaksi obat pada populasi ini dapat menjadi masalah utama, karena dapat menyebabkan peningkatan risiko rawat inap dan biaya perawatan kesehatan yang lebih tinggi. Meskipun banyak kombinasi obat yang aman digunakan bersama, diperkirakan risiko paparan interaksi obat yang bermakna secara klinis ditemukan lebih dari 6% per tahun. Obat-obat dengan indeks terapi sempit (misalnya fenitoin) dan obat-obat yang memerlukan kontrol dosis yang ketat (antikoagulan, antihipertensi dan antidiabetes) adalah obat-obat yang paling sering terlibat dalam interaksi. . Resume Artikel ini bertujuan untuk mengetahui tentang interaksi obat pada peyakit kardiovaskular di rumah sakit yang telah terpublikasi agar informasi tentang potensi interaksi obat dapat diformulasikan lebih komprehensif dan bisa nantinya dapat diaplikasikan dalam peningkatan kualitas pelayanan kefarmasian pada penyakit kardiovaskular. Dari pencarian melalui Google Scholar menggunakan kata kunci potensi interaksi obat kardiovaskular ditemukan 899 artikel. Dari jumlah tersebut sebanyak 334 artikel di eksklusi dan didapatkan tiga artikel yang di review. Tiga artikel tersebut yang pertama berjudul Interaksi Obat Antiplatelet Pada Peresepan Pasien Rawat Jalan Di Poli Jantung RSU XYZ Tangerang Yang ditulis oleh Rizka Aisyah, Ari Permana Putra, Wahyu Aji Maratus Sholikhah, Dede Komarudin, Taufani Tasmin tahun 2023, yang kedua berjudul Telaah Potensi Interaksi Obat Resep Polifarmasi Klinik Jantung pada Salah Satu Rumah Sakit di Bandung Yang ditulis oleh Alfi Nurul Islamiyah tahun 2020 dan yang terakhir berjudul Studi Potensi Interaksi Obat Pada Pasien Gagal Jantung Di Instalasi Rawat Inap Rumah Sakit Advent Manado yang ditulis oleh Jeike Adondis, Jeane Mongi, Gideon Tiwow , Reky Palandi tahun 2019. Dari review artikel didapatkan kesimpulan yaitu Potensi kejadian interaksi obat pada obat-obat kardiovaskular berkisar antara 66,07 % - 91,30 %. Potensi kejadian interaksi obat pada obat-obat kardiovaskular yang paling banyak dilaporkan memiliki keparahan moderate dengan persentase adalah 60,32 %. Potensi kejadian interaksi obat pada obat-obat kardiovaskular yang paling banyak dipublikasikan memiliki mekanisme interaksi farmakodinamik dengan persentase antara 14 % - 68,53 %. Obat kadiovaskular yang paling banyak berpotensi menimbulkan interaksi obat dari ketiga artikel adalah aspirin dan klopidogrel. Dengan persentase sebanyak 12,30 %

Item Type: Thesis/Diploma (Diploma)
Subjects: Kesehatan > Farmasi > Farmasi Klinis Komunitas dan Manajemen Farmasi
Depositing User: Elvia Ikasari
Date Deposited: 07 Nov 2023 07:46
Last Modified: 07 Nov 2023 07:46
URI: http://repository.akfarsurabaya.ac.id/id/eprint/1395

Actions (login required)

View Item View Item