PROFIL PERESEPAN TERAPI NEBUL PADA PASIEN RAWAT JALAN ANAK DI RUMAH SAKIT DELTA SURYA SIDOARJO (Periode Bulan Januari-Maret 2018)

Ambaryani, Yuli and S, Ilil Maidatuz Zulfa and Yunitasari, Fitria Dewi PROFIL PERESEPAN TERAPI NEBUL PADA PASIEN RAWAT JALAN ANAK DI RUMAH SAKIT DELTA SURYA SIDOARJO (Periode Bulan Januari-Maret 2018). Akademi Farmasi Surabaya.

[img] Text
ARTIKEL ILMIAH_13515159_YULI AMBARYANI.pdf

Download (126kB)

Abstract

Asma dan rinitis alergi merupakan penyakit alergi yang saat ini masih menjadi problem kesehatan karena pengaruhnya dalam menurunkan tingkat kualitas hidup dan dibutuhkan biaya besar dalam penatalaksanaannya. Asma didefinisikan sebagai penyakit inflamasi kronik pada paru yang dikarakteristik oleh obstruksi saluran napas yang bersifat reversibel, inflamasi jalan napas dan peningkatan respon jalan napas terhadap berbagai rangsangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui profil peresepan terapi nebul pada anak di instalasi rawat jalan Rumah Sakit Delta Surya Sidoarjo. Pengambilan data dilakukan dengan metode prospektif, menggunakan rekam medis dan register fisioterapi asma anak. Data yang diobservasi meliputi usia dan jenis kelamin pasien, penggolongan obat, jenis pengobatan nebul (tunggal atau kombinasi), dosis obat, frekuensi pemberian obat, dan lama pemberian obat. Sebanyak 114 resep dalam penelitian ini. Golongan obat yang paling banyak digunakan adalah golongan Agonis β2 dengan jenis obat Salbutamol yang diresepkan sebanyak 114 resep (67,87%). Jenis pengobatan yang paling sering diresepkan adalah pengobatan tunggal sebanyak 60 pasien (52,63%). Kombinasi terapi nebul yang paling sering diresepkan adalah kombinasi Salbutamol + Ipratropium sebanyak 18 pasien (15,79%). Dosis obat yang paling sering digunakan yaitu Salbutamol dengan dua variasi dosis yaitu 1,25 mg sebanyak 86 pasien (51,19%) dan 2,5 mg sebanyak 28 pasien (16,67%). Frekuensi pemberian terapi nebul yang paling sering adalah satu kali sehari yaitu pada 73 pasien (64,04%). Lama pemberian terapi nebul yang paling sering adalah 10 – 15 menit yaitu pada 87 pasien (76,31%). Keywords : Asma, Nebul, Profil Peresepan.

Item Type: Article
Subjects: Kesehatan > Farmasi > Farmasi Klinis Komunitas dan Manajemen Farmasi
Depositing User: Alfian Aldianto
Date Deposited: 09 Apr 2019 06:11
Last Modified: 09 Apr 2019 06:11
URI: http://repository.akfarsurabaya.ac.id/id/eprint/127

Actions (login required)

View Item View Item