PENETAPAN KADAR FENOL TOTAL EKSTRAK ETANOL 96% BUAH CABE JAWA (Piper retrofractum Vahl.) MENGGUNAKAN 2 METODE PENGERINGAN SIMPLISIA

FADHILAH, ELVINA NUR (2022) PENETAPAN KADAR FENOL TOTAL EKSTRAK ETANOL 96% BUAH CABE JAWA (Piper retrofractum Vahl.) MENGGUNAKAN 2 METODE PENGERINGAN SIMPLISIA. Diploma thesis, Akademi Farmasi Surabaya.

[img] Text
Cover Dalam.pdf
Restricted to Registered users only

Download (86kB)
[img] Text
Cover Depan.pdf
Restricted to Registered users only

Download (120kB)
[img] Text
LMBR PGSAHAN FIX.pdf
Restricted to Registered users only

Download (484kB)
[img] Text
LMBAR DIUJI STJUI.pdf
Restricted to Registered users only

Download (461kB)
[img] Text
ORISINALITAS.pdf
Restricted to Registered users only

Download (302kB)
[img] Text
PUBLIKASI.pdf
Restricted to Registered users only

Download (305kB)
[img] Text
Kata Pengantar.pdf
Restricted to Registered users only

Download (88kB)
[img] Text
Ringkasan.pdf

Download (88kB)
[img] Text
Abstrak.pdf

Download (87kB)
[img] Text
Daftar Isi sampai Daftar Lampiran.pdf
Restricted to Registered users only

Download (102kB)
[img] Text
BAB 1.pdf
Restricted to Registered users only

Download (237kB)
[img] Text
Bab II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (322kB)
[img] Text
Bab III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (288kB)
[img] Text
Bab IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (423kB)
[img] Text
Bab V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (241kB)
[img] Text
Bab VI.pdf
Restricted to Registered users only

Download (110kB)
[img] Text
Daftar Pustaka.pdf
Restricted to Registered users only

Download (247kB)
[img] Text
Lampiran.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)

Abstract

Cabe jawa (Piper retrofractum Vahl.) merupakan tanaman yang tumbuh di Indonesia terutama di daerah Madura (Bangkalan, Sampang, Pamekasan, Sumenep). Buah cabe jawa sendiri memiliki manfaat bagi kesehatan tubuh. Sebagai obat tradisional dapat mengobat sakit perut, masuk angin, beri-beri, rematik, tekanan darah rendah, influenza, sakit kepala dan memiliki beberapa kandungan diantaranya yaitu alkaloid, piperin, kavisin, saponin, polifenol, dan minyak atsiri. Buah cabe jawa juga sebagai antioksidan yang memiliki berbagai efek farmakologis seperti antiinflamasi, antikanker, antibakteri, dan antivirus. Pada proses pengeringan simplisia buah cabe jawa ini dilakukan dengan dua metode yaitu metode I dengan angin-angin dan metode II penjemuran dibawah sinar matahari langsung dengan pra-perlakuan blanching. Pengeringan metode I dilakukan perajangan tipis-tipis lalu di angin-anginkan tanpa terkena sinar matahari hingga kering dan mudah patah. Pengeringan metode II dilakukan dengan merebus buah cabe jawa dengan air mendidih selama 7 menit dan dijemur dibawah sinar matahari langsung. Pada penelitian ini menggunakan buah cabe jawa (Piper retrofractum Vahl.) sebagai sampel kemudian dilakukan maserasi 1x24 jam dan di remaserasi 2x dengan pelarut etanol 96%. Setelah mendapatkan hasil maserasi kemudian dipekatkan menggunakan rotavapor sehingga didapatkan ekstrak kental cabe jawa. Identifikasi senyawa flavonoid dilakukan dengan penambahan untuk mengetahui ada atau tidaknya kandungan flavonoid ekstrak etanol 96% cabe jawa. Hal ini dilakukan karena polifenol merupakan beberapa kelompok senyawa fenolik seperti salah satunya flavonoid. Berdasarkan hasil penelitian uji skrining fitokimia senyawa flavonoid didapatkan hasil positif mengandung flavonoid yang ditandai dengan warna jingga. Larutan standart asam galat 300 ppm dibuat untuk menentukan operating time hasil yang didapatkan 70 menit dan panjang gelombang maksimum 757 nm. Kemudian larutan standart dibuat dengan rentang konsentrasi 200; 300; 400; 500; 600 ppm dan menghasilkan persamaan garis lurus y = 0,0012x + 0,0216 dengan nilai koefisien korelasi (r) = 0,9879. Penetapan fenol total dilakukan replikasi 3x dan dilihat nilai absorbansinya. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa rata-rata kandungan fenol total metode I sebesar 23,6338 mg GAE/g ekstrak, sedangkan metode II sebesar 15,6077 mg GAE/g ekstrak. Hal tersebut dikarenakan senyawa fenol relatif tidak stabil jika simplisa diberi perlakuan panas, sehingga dapat menyebabkan penurunan kandungan senyawa polifenol pada simplisia.

Item Type: Thesis/Diploma (Diploma)
Subjects: Kesehatan > Farmasi > Bahan Alam
Depositing User: Elvia Ikasari
Date Deposited: 02 May 2023 07:02
Last Modified: 02 May 2023 07:02
URI: http://repository.akfarsurabaya.ac.id/id/eprint/1159

Actions (login required)

View Item View Item